⥀⥀⥀⥀Dikutip Dari Blog Taekwondo SulTeng
Program Latihan
Program latihan TAE KWON DO
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam latihan Taekwondo :
1. Berdoa.
2. Ucap janji Taekwondo Indonesia
3. Streching
4. latihan:
– Pendahuluan
– Inti
– Variasi
– Permainan
5. Cooling Down
Materi Latihan:
1. Basic/dasar.
Gerakan basic atau dasar dalam Taekwondo berupa sikap kuda-kuda dan tangkisan.
a. Kuda-Kuda
Kuda-kuda adalah bagaimana posisi kaki kita dalam menopang badan kita.
Dalam Taekwondo kuda-kuda berupa kuda-kuda pendek (Up Soogi), kuda-kuda
panjang (Up Kubi), dan kuda-kuda L.
– Kuda-kuda Pendek (Up Soogi)
Posisi kuda-kuda pendek adalah layaknya orang yang berjalan biasa. Posisikan kaki normal/selebar bahu.
– Kuda-kuda Panjang (Up Kubi)
Posisi kaki dalam kuda-kuda panjang adalah posisi kaki yang depan
ditekuk dan kaki belakang lurus. Jarak kedua kaki kurang lebih satu
meter. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah posisi kedua kaki
tidak sejajar, posisikan selebar bahu dengan tujuan untuk menjaga
keseimbangan.
– Kuda-kuda L
Posisi kaki seperti huruf L dengan membentuk sudut 90 derajat. Posisi
kuda-kuda L sama seperti kuda-kuda Up Kubi, tetapi kaki belakang yang di
tekuk, sedangkan kaki depan agak ditekuk sedikit. Beban tertumpu pada
titik tengan antar kedua kaki.
NB:
– Posisi badan saat melakukan Up Soogi maupun Up Kubi adalah lurus
mengahadap kedepan. Unuk melatih posisi tubuh agar lurus kedepan bisa
dilakukan dengan melangkah dan posisi tangan berkacak pinggang. Cara ini
dapat dilakukan pada awal latihan dan jika siswa sudah mampu menguasai
posisi tubuh, latihan dilanjutkan dengan melangkah maju/mundur tanpa
berkacak pinggang.
– Posisi badan untuk kuda-kuda L adalah serong 45 derajat.
b. Tangkisan
Dalam Taekwondo tangkisan digunakan untuk mem-blok serangan lawan.
Tangkisan berupa tangkisan bawah (Area), tengah (momtong), dan atas
(Eogol). Tangkisan menggunakan tangan yang terdiri dari tangan bagian
dalam (Un Palmok), dan tangan bagian luar (Bakat Palmok)
1. Tangkisan Bawah
Bakat Palmok Area Maki atau tangkisan bawah dengan menggunakan tangan
bagian luar (bakat palmok). Berfungsi untuk melindungi kaki depan
ataupun mem-blok serangan lawan dengan tangan.
Cara pengambilan:
– posisikan kaki sejajar dalam posisi siap (junbi).
– posisi tangan kanan lurus ke bawah, tangkisan diambil dengan
menggunakan tangan kiri dari atas (kira-kira setinggi bahu) dengan
posisi kepalan menghadap ke wajah.
– tarik tangan kiri ke bawah sepanjang tangan kanan diikuti dengan majunya kaki kiri dengan sikap kuda-kuda up kobi.
2. Tangkisan Tengah
– Bakat Palmok Momtong An Maki
Tangkisan dari dalam keluar dengan menggunakan tangan bagian luar.
– Bakat Palmok Momtong Bakat Maki
Tangkisan dari luar ke dalam dengan menggunakan tangan bagian luar.
– An Palmok Momotong An Maki
Tangkisan dari dalam dengan menggunakan tangan bagian dalam.
– Bol Jumok Momtong An Maki
3. Tangkisan Atas (Bakat Palmok Eogol Maki)
– tangkisan diatas kepala berfungsi untuk melindungi jidat dari pukulan
ataupun tendangan. Menggunakan tangan bagian luar (bakat palmok)
NB: cara pengambilan diikuti oleh gerak tubuh yang berfungsi sebagai penambah efek hentakan dan tenaga.
2. Tendangan.
Tendangan paling mendasar dalam Taekwondo adalah tendangan depan (Up
Chagi) dan tendangan samping (Dolto Chagi). Kedua tendangan ini kemudian
akan dikembangan dengan berbagai variasi.
a. Up Chagi
Disebut juga dengan tendangan depan. Cara pengambilannya, dalam posisi
up soogi angkat kaki belakang setinggi rata-rata air (kedua kaki tetap
rapat) dan lutut ditekuk membentuk sudut 90 derajat kemudian
ditendangkan, dilecutkan/snap yang akan memberikan efek kecepatan.
Setelah menendang usahakan kaki turun depan untuk pemula. Pengambilan
tendangan dari depan, bukan dari samping (kalau diambil dari samping
yang terbentuk adalah tendangan sabit dalam pencak silat). Semakin
tinggi sasaran tendangan maka kaki depan diangkat semakin tinggi.
b. Dolyo Chagi
Pada dasarnya sama dengan up chagi, haya saja tendangan diarahkan ke
samping dan memotong (bukan keatas). Ketika kaki belakang sudah
diangkat, putar tubuh 90 derajat, gunakan kaki satunya untuk bertumpu
dan digunakan sebagai poros perputaran kemudian tendangkan. Pergerakan
pinggang sangat mempengaruhi sasaran tendangan. Gunakan snap untuk
menimbulkan efek kecepatan. Latihan ini juga bisa dilakukan dengan
menempel pada tembok untuk membenarkan arah tendangan.
NB: efek snap sangat dibutuhkan dalam setiap tendangan, karena akan
menambah kecepatan dan sangat menentukan tendangan berikutnya. Snap bisa
dilatih dengan sering melipat-lipat lutut. Posisikan tubuh dalam posisi
duduk sinden kemudian angkat pantat naik turun atau dengan posisi
berbaring. Angkat kedua kai dan kemudian lakukan tendangan dengan kedua
kaki secara bergantian.
Variasi Tendangan
– Iddan
– Nare chagi
– Nario
– Mal badak
– Pekta chagi
– Dolkey
– Yap chagi
– Tio
– Dwirigi
– Dwichagi
Program latihan
1. Aksi Reaksi
– Berpasangan. Satu orang memegang dua target dan berikan target dengan
pancingan. Lakukan sebanyak 3 set dengan 5 repetisi. Variasi tendangan
berupa dolyovhagi, cangkul, dan narai cagi dengan berbagai bentuk
variasi (iddan, mat badak, pekta chagi, dll). Lakukan secara bergantian.
– Tiga Orang. Satu orang berada di tengah dan 2 orang lainnya di depan
dan belakang dengan memegang dua target. Lakukan tendangan dolyo kanan
kiri sebanyak 10 set dengan bergantian (semakin cepat semakin baik).
2. Stamina
Latihan stamina akan sangat berguna saat kita bertanding. Daya tahan
berupa kekuatan fisik dan kekuatan nafas. Daya tahan fisik maupun
pernapasan meruakan hal yang tidak dapat dipisahkan.
Latihan stamina:
a. loncat gawang
peralatan:
1. Dibuat seperti gawang dengan ketinggian 30 cm.
2. stopwatch
pelaksanaan:
1. lompatan dengan kedua kaki.
2. lompatan dengan satu kaki
3. lompatan dengan kaki membentuk lambing nazi
b. loncat balok
peralatan:
1. bangku panjang dengan ketinggian 30 cm.
2. stopwatch
pelaksanaan:
1. lompatan dengan kedua kaki
2. lompatan dengan satu kaki
3. lompatan dengan kedua kaki kemudian lompat sekali lagi diatas balok
c. lompat kijang
d. lari
Diawali dengan jalan kemudian jogging dan lari sprint.
Jalan sprint
joging
3. Fight
1. Gunakan tekhnik yang benar-benar kita kuasai.
2. pengaturan jarak.
3. pengaturan dan efektifitas serangan.
4. ritme gerakan (jump) dan pancingan
5. konsentrasi pada sasaran
latihan Kombinasi
1. iddan dolyo chago, mundur nare chago, dolyochagi (hijau keatas)
2. step satu dolyochagi (aba2 dan reaksi)
3. step mundur dilyo chagi (aba2 dan reaksi)
4. dolyo chago, dwi chagi
5. step mundur dolyo chago, dwi chagi
6. step mundur dolyo chago, nare chago, dwi chagi
Di sini diuraikan beberapa program latihan fisik untuk para atlet taekwondo :
1.Pola makan
Pola makan menentukan kebugaran para atlet. Jam makan harus tepat. Makan
malam tidak boleh lebih dari jam 7 malam, karena akan menjadi lemak.
Atlet boleh makan hingga 5 kali dalam sehari, toh semua kalori terbakar
dengan menjalani olahraga teratur. Jangan lupa untuk mengkonsumsi
vitamin c, karena vitamin ini tidak diproduksi oleh tubuh.
2.Kelincahan
Latihan ini sebaiknya dilakukan secara teratur. Waktunya 6 kali dalam
seminggu. Program latihannya dengan melakukan skipping dengan variasi
gaya lompatan, standarnya seratus kali tanpa putus lalu istirahat
sebentar, lalu lanjutkan lagi.
3.Kecepatan
Gerak dilatih dengan sprint 100 meter, jangan lupa dihitung time nya.
Usahakan ada peningkatan waktu tempuh. Bila hari ini mampu 17 detik,
hari berikutnya harus mampu 16 detik, dan seterusnya. Latihan ini akan
menunjang speed kamu dalam menendang dan reflek kamu.
4.Daya tahan otot
Tujuan utama dalam berlatih adalah melatih daya tahan otot, bukan
membesarkan otot. Bagi atlet dibawah 17 tahun dilakukan dengan push up,
standarnya adalah 25 kali. Lalu istirahat 1 menit, kemudian dilanjutkan
25 kali lagi dan seterusnya. Intinya bukan berapa banyak push up yang
kita hasilkan dalam satu hari, tetapi seberapa lama kita istirahat saat
melakukan push up yang pertama ke push up yang kedua, ketiga, dst.
Percuma kita push up sampai 1000 kali, tapi metodenya dicicil pagi
siang, malam. Lebih baik Cuma seratus kali tapi dilakukan dengan 4 kali
istirahat dalam waktu 1 menit.
Sit up dan back up pun sama dengan uraian di atas.
Program Latihan
Program latihan TAE KWON DO
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam latihan Taekwondo :
1. Berdoa.
2. Ucap janji Taekwondo Indonesia
3. Streching
4. latihan:
– Pendahuluan
– Inti
– Variasi
– Permainan
5. Cooling Down
Materi Latihan:
1. Basic/dasar.
Gerakan basic atau dasar dalam Taekwondo berupa sikap kuda-kuda dan tangkisan.
a. Kuda-Kuda
Kuda-kuda adalah bagaimana posisi kaki kita dalam menopang badan kita.
Dalam Taekwondo kuda-kuda berupa kuda-kuda pendek (Up Soogi), kuda-kuda
panjang (Up Kubi), dan kuda-kuda L.
– Kuda-kuda Pendek (Up Soogi)
Posisi kuda-kuda pendek adalah layaknya orang yang berjalan biasa. Posisikan kaki normal/selebar bahu.
– Kuda-kuda Panjang (Up Kubi)
Posisi kaki dalam kuda-kuda panjang adalah posisi kaki yang depan
ditekuk dan kaki belakang lurus. Jarak kedua kaki kurang lebih satu
meter. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah posisi kedua kaki
tidak sejajar, posisikan selebar bahu dengan tujuan untuk menjaga
keseimbangan.
– Kuda-kuda L
Posisi kaki seperti huruf L dengan membentuk sudut 90 derajat. Posisi
kuda-kuda L sama seperti kuda-kuda Up Kubi, tetapi kaki belakang yang di
tekuk, sedangkan kaki depan agak ditekuk sedikit. Beban tertumpu pada
titik tengan antar kedua kaki.
NB:
– Posisi badan saat melakukan Up Soogi maupun Up Kubi adalah lurus
mengahadap kedepan. Unuk melatih posisi tubuh agar lurus kedepan bisa
dilakukan dengan melangkah dan posisi tangan berkacak pinggang. Cara ini
dapat dilakukan pada awal latihan dan jika siswa sudah mampu menguasai
posisi tubuh, latihan dilanjutkan dengan melangkah maju/mundur tanpa
berkacak pinggang.
– Posisi badan untuk kuda-kuda L adalah serong 45 derajat.
b. Tangkisan
Dalam Taekwondo tangkisan digunakan untuk mem-blok serangan lawan.
Tangkisan berupa tangkisan bawah (Area), tengah (momtong), dan atas
(Eogol). Tangkisan menggunakan tangan yang terdiri dari tangan bagian
dalam (Un Palmok), dan tangan bagian luar (Bakat Palmok)
1. Tangkisan Bawah
Bakat Palmok Area Maki atau tangkisan bawah dengan menggunakan tangan
bagian luar (bakat palmok). Berfungsi untuk melindungi kaki depan
ataupun mem-blok serangan lawan dengan tangan.
Cara pengambilan:
– posisikan kaki sejajar dalam posisi siap (junbi).
– posisi tangan kanan lurus ke bawah, tangkisan diambil dengan
menggunakan tangan kiri dari atas (kira-kira setinggi bahu) dengan
posisi kepalan menghadap ke wajah.
– tarik tangan kiri ke bawah sepanjang tangan kanan diikuti dengan majunya kaki kiri dengan sikap kuda-kuda up kobi.
2. Tangkisan Tengah
– Bakat Palmok Momtong An Maki
Tangkisan dari dalam keluar dengan menggunakan tangan bagian luar.
– Bakat Palmok Momtong Bakat Maki
Tangkisan dari luar ke dalam dengan menggunakan tangan bagian luar.
– An Palmok Momotong An Maki
Tangkisan dari dalam dengan menggunakan tangan bagian dalam.
– Bol Jumok Momtong An Maki
3. Tangkisan Atas (Bakat Palmok Eogol Maki)
– tangkisan diatas kepala berfungsi untuk melindungi jidat dari pukulan
ataupun tendangan. Menggunakan tangan bagian luar (bakat palmok)
NB: cara pengambilan diikuti oleh gerak tubuh yang berfungsi sebagai penambah efek hentakan dan tenaga.
2. Tendangan.
Tendangan paling mendasar dalam Taekwondo adalah tendangan depan (Up
Chagi) dan tendangan samping (Dolto Chagi). Kedua tendangan ini kemudian
akan dikembangan dengan berbagai variasi.
a. Up Chagi
Disebut juga dengan tendangan depan. Cara pengambilannya, dalam posisi
up soogi angkat kaki belakang setinggi rata-rata air (kedua kaki tetap
rapat) dan lutut ditekuk membentuk sudut 90 derajat kemudian
ditendangkan, dilecutkan/snap yang akan memberikan efek kecepatan.
Setelah menendang usahakan kaki turun depan untuk pemula. Pengambilan
tendangan dari depan, bukan dari samping (kalau diambil dari samping
yang terbentuk adalah tendangan sabit dalam pencak silat). Semakin
tinggi sasaran tendangan maka kaki depan diangkat semakin tinggi.
b. Dolyo Chagi
Pada dasarnya sama dengan up chagi, haya saja tendangan diarahkan ke
samping dan memotong (bukan keatas). Ketika kaki belakang sudah
diangkat, putar tubuh 90 derajat, gunakan kaki satunya untuk bertumpu
dan digunakan sebagai poros perputaran kemudian tendangkan. Pergerakan
pinggang sangat mempengaruhi sasaran tendangan. Gunakan snap untuk
menimbulkan efek kecepatan. Latihan ini juga bisa dilakukan dengan
menempel pada tembok untuk membenarkan arah tendangan.
NB: efek snap sangat dibutuhkan dalam setiap tendangan, karena akan
menambah kecepatan dan sangat menentukan tendangan berikutnya. Snap bisa
dilatih dengan sering melipat-lipat lutut. Posisikan tubuh dalam posisi
duduk sinden kemudian angkat pantat naik turun atau dengan posisi
berbaring. Angkat kedua kai dan kemudian lakukan tendangan dengan kedua
kaki secara bergantian.
Variasi Tendangan
– Iddan
– Nare chagi
– Nario
– Mal badak
– Pekta chagi
– Dolkey
– Yap chagi
– Tio
– Dwirigi
– Dwichagi
Program latihan
1. Aksi Reaksi
– Berpasangan. Satu orang memegang dua target dan berikan target dengan
pancingan. Lakukan sebanyak 3 set dengan 5 repetisi. Variasi tendangan
berupa dolyovhagi, cangkul, dan narai cagi dengan berbagai bentuk
variasi (iddan, mat badak, pekta chagi, dll). Lakukan secara bergantian.
– Tiga Orang. Satu orang berada di tengah dan 2 orang lainnya di depan
dan belakang dengan memegang dua target. Lakukan tendangan dolyo kanan
kiri sebanyak 10 set dengan bergantian (semakin cepat semakin baik).
2. Stamina
Latihan stamina akan sangat berguna saat kita bertanding. Daya tahan
berupa kekuatan fisik dan kekuatan nafas. Daya tahan fisik maupun
pernapasan meruakan hal yang tidak dapat dipisahkan.
Latihan stamina:
a. loncat gawang
peralatan:
1. Dibuat seperti gawang dengan ketinggian 30 cm.
2. stopwatch
pelaksanaan:
1. lompatan dengan kedua kaki.
2. lompatan dengan satu kaki
3. lompatan dengan kaki membentuk lambing nazi
b. loncat balok
peralatan:
1. bangku panjang dengan ketinggian 30 cm.
2. stopwatch
pelaksanaan:
1. lompatan dengan kedua kaki
2. lompatan dengan satu kaki
3. lompatan dengan kedua kaki kemudian lompat sekali lagi diatas balok
c. lompat kijang
d. lari
Diawali dengan jalan kemudian jogging dan lari sprint.
Jalan sprint
joging
3. Fight
1. Gunakan tekhnik yang benar-benar kita kuasai.
2. pengaturan jarak.
3. pengaturan dan efektifitas serangan.
4. ritme gerakan (jump) dan pancingan
5. konsentrasi pada sasaran
latihan Kombinasi
1. iddan dolyo chago, mundur nare chago, dolyochagi (hijau keatas)
2. step satu dolyochagi (aba2 dan reaksi)
3. step mundur dilyo chagi (aba2 dan reaksi)
4. dolyo chago, dwi chagi
5. step mundur dolyo chago, dwi chagi
6. step mundur dolyo chago, nare chago, dwi chagi
Di sini diuraikan beberapa program latihan fisik untuk para atlet taekwondo :
1.Pola makan
Pola makan menentukan kebugaran para atlet. Jam makan harus tepat. Makan
malam tidak boleh lebih dari jam 7 malam, karena akan menjadi lemak.
Atlet boleh makan hingga 5 kali dalam sehari, toh semua kalori terbakar
dengan menjalani olahraga teratur. Jangan lupa untuk mengkonsumsi
vitamin c, karena vitamin ini tidak diproduksi oleh tubuh.
2.Kelincahan
Latihan ini sebaiknya dilakukan secara teratur. Waktunya 6 kali dalam
seminggu. Program latihannya dengan melakukan skipping dengan variasi
gaya lompatan, standarnya seratus kali tanpa putus lalu istirahat
sebentar, lalu lanjutkan lagi.
3.Kecepatan
Gerak dilatih dengan sprint 100 meter, jangan lupa dihitung time nya.
Usahakan ada peningkatan waktu tempuh. Bila hari ini mampu 17 detik,
hari berikutnya harus mampu 16 detik, dan seterusnya. Latihan ini akan
menunjang speed kamu dalam menendang dan reflek kamu.
4.Daya tahan otot
Tujuan utama dalam berlatih adalah melatih daya tahan otot, bukan
membesarkan otot. Bagi atlet dibawah 17 tahun dilakukan dengan push up,
standarnya adalah 25 kali. Lalu istirahat 1 menit, kemudian dilanjutkan
25 kali lagi dan seterusnya. Intinya bukan berapa banyak push up yang
kita hasilkan dalam satu hari, tetapi seberapa lama kita istirahat saat
melakukan push up yang pertama ke push up yang kedua, ketiga, dst.
Percuma kita push up sampai 1000 kali, tapi metodenya dicicil pagi
siang, malam. Lebih baik Cuma seratus kali tapi dilakukan dengan 4 kali
istirahat dalam waktu 1 menit.
Sit up dan back up pun sama dengan uraian di atas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar